
Teknologi Building-Integrated Photovoltaics (BIPV) semakin menarik perhatian di Indonesia dan global sebagai solusi energi terbarukan yang efisien serta estetis. Beberapa kemajuan terbaru menunjukkan implementasi nyata dan potensi pasar yang besar. Lalu, apa sebenarnya BIPV? Bulding Integrated Photovoltaic atau biasa dikenal dengan BIPV adalah sistem PV yang bukan hanya dipasang di atas bangunan, melainkan menggantikan atau menjadi bagian dari elemen bangunan seperti atap, kaca façade, dinding. Dengan inovasi tersebut, BIPV memiliki fungsi ganda, yaitu menghasilkan listrik dan menjalankan fungsi bangunan seperti atap/penutup façade. Keunggulan system ini jika dibandingkan panel surya konvensional adalah integrasi estetika, pemanfaatan area bangunan secara optimal, potensi penghematan biaya material bangunan karena modul PV yang menggantikan material.
Di Indonesia sendiri, teknologi BIPV belum begitu populer, namun inovasi ini mulai dikembangkan dengan adanya Salah satu proyek penting: PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi BUMN, mencatat “rekor nasional” untuk pembangunan gedung dengan teknologi BIPV di kawasan ibukota baru Indonesia. Modul fotovoltaik terintegrasi digunakan pada atap dan kaca façade di gedung yang dibangun. Meskipun proyek tersebut belum skala massal seperti rooftop PV biasa, ini menjadi tanda nyata bahwa BIPV mulai diterapkan secara praktis di Indonesia—termasuk dalam proyek konstruksi besar dan modern. Meskipun punya potensi besar yang dapat dikembangkan, BIPV juga menghadapi beberapa tantangan seperti biaya awal masih relatif tinggi dibanding pemasangan panel surya yang “ditempel” tradisional., standarisasi teknis, integrasi struktur bangunan, kompatibilitas dengan sistem listrik gedung—perlu keahlian antar disiplin, serta untuk retrofit (bangunan lama) integrasi bisa lebih kompleks dan mahal dibanding pemasangan sistem tambahan di atap.
Untuk mendukung perkembangan inovasi BIPV di Indonesia, Prodi TRE melalui laboratorium Teknik Tenaga Listrik (TTL) layanan energi terbarukan mulai meneliti dan mengembangkan system BIPV untuk bangunan Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC). Kelompok riset ‘TP laboratory’ dibawah bimbingan salah satu dosen TRE yang menggeluti bidang energi terbarukan, Dr.Eng. Tika Erna Putri melakukan penelitian mengenai simulasi BIPV untuk menemukan potensi terbaik dari desain BIPV untuk Gedung TILC. Melalui simulasi ini dapat diketahui kemungkinan perhitungan kebutuhan energi dan juga biaya yang diperlukan untuk dapat mengaplikasikan system BIPV secara nyata. Melalui penelitian ini juga diharapkan hasil yang diperoleh dapat memberikan kontribusi nyata dalam perkembangan BIPV di Indonesia.
References:
- https://www.britannica.com/topic/building-integrated-photovoltaics
- https://www.ise.fraunhofer.de/en/business-areas/solar-power-plants-and-integrated-photovoltaics/integrated-photovoltaics/building-integrated-photovoltaics-bipv
- https://www.wbdg.org/resources/building-integrated-photovoltaics-bipv
- https://jakartaglobe.id/special-updates/ptpp-sets-national-record-for-first-building-with-bipv-technology
- https://www.britannica.com/topic/building-integrated-photovoltaics
- https://www.andsolartech.com/andsolar-and-cpia-work-together-to-promote-safe-and-efficient-development-of-building-integrated-photovoltaics