• Home
  • Profil
    • Tentang Prodi
    • Akreditasi
    • Visi Misi
    • Pengelola
    • Dosen
    • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Kerja Sama
    • Media Sosial
  • Akademik
    • Kalender
    • Kurikulum
    • Praktikum
    • Kuliah Tamu/Umum
    • Capstone Project (CP)
    • Praktik Industri(PI)
    • Magang Industri (MI)
    • Kuliah Kerja Nyata (KKN)
    • Proyek Akhir (PA)
    • Jurnal Publikasi
    • Panduan
  • Kemahasiswaan
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Prestasi Mahasiswa
    • Peluang Mahasiswa
    • Informasi Akademik
  • Alumni
    • Berita Wisuda
    • Berita Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Temu Alumni
    • Tracer Study
    • Kuesioner Evaluasi Alumni
  • Informasi
    • Pendaftaran
    • Portal Penting
    • Keketatan Prodi
    • Penyebaran Magang
    • Hasil Capstone Project
    • Hasil Proyek Akhir
    • Dokumen Penunjang
    • Safety Induction
    • Brosur
Universitas Gadjah Mada Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Profil
    • Tentang Prodi
    • Akreditasi
    • Visi Misi
    • Pengelola
    • Dosen
    • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Kerja Sama
    • Media Sosial
  • Akademik
    • Kalender
    • Kurikulum
    • Praktikum
    • Kuliah Tamu/Umum
    • Capstone Project (CP)
    • Praktik Industri(PI)
    • Magang Industri (MI)
    • Kuliah Kerja Nyata (KKN)
    • Proyek Akhir (PA)
    • Jurnal Publikasi
    • Panduan
      • Akademik
      • SOP Laboratorium TTL
      • SOP Praktikum
      • Pengisian KRS
      • Tata Tertib Ujian
      • Tata Tertib Mahasiswa UGM
      • Peraturan Rektor
      • Dokumen LaTeX
  • Kemahasiswaan
    • Kegiatan Mahasiswa
      • HMTE
      • Micro Club
    • Prestasi Mahasiswa
      • Rekap Prestasi
    • Peluang Mahasiswa
      • Beasiswa
      • Student Exchange
      • Seminar & Lomba
      • Tawaran PI/Magang
      • Tawaran PA
      • Tawaran Kerja
      • Tawaran Asisten
    • Informasi Akademik
  • Alumni
    • Berita Wisuda
    • Berita Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Temu Alumni
    • Tracer Study
    • Kuesioner Evaluasi Alumni
  • Informasi
    • Pendaftaran
    • Portal Penting
    • Keketatan Prodi
    • Penyebaran Magang
    • Hasil Capstone Project
    • Hasil Proyek Akhir
    • Dokumen Penunjang
    • Safety Induction
    • Brosur
  • Beranda
  • SDG 4
  • SDG 4
  • hal. 2
Arsip:

SDG 4

Implementasi Teknik Kendali Kompensator Tipe III Pada DC Buck Converter

Berita Proyek AkhirPenelitian Kamis, 16 Oktober 2025

sdgs4 sdgs9

Pendidikan tinggi berperan penting dalam mendorong inovasi teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang teknologi industri modern. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perangkat elektronik dan sistem tenaga berbasis tegangan DC, diperlukan sistem pengaturan tegangan yang stabil dan andal. Berbagai aplikasi seperti perangkat portabel, sistem penyimpanan energi, dan peralatan industri menuntut regulasi tegangan DC-DC yang presisi agar kinerja tetap optimal dan umur pakai perangkat lebih panjang. Dalam konteks tersebut, pengembangan teknologi konverter seperti DC buck converter menjadi sangat penting, terutama bila dikombinasikan dengan sistem kendali yang mampu menjaga kestabilan serta memperbaiki respons transien. Penerapan kompensator tipe III pada buck converter menjadi salah satu solusi teknis untuk menjawab kebutuhan ini.

Landscape Large

Buck converter merupakan konverter daya DC-DC yang berfungsi menurunkan tegangan masukan menjadi lebih rendah. Prinsip kerjanya menggunakan komponen switching seperti MOSFET, serta komponen penyimpan energi dan penyaring low-pass filter berupa induktor dan kapasitor. Tegangan keluarannya bergantung pada nilai duty cycle dari sinyal PWM (Pulse Width Modulation). Kompensator Tipe III sendiri berperan untuk meningkatkan kestabilan dan mempercepat respons sistem dalam kendali umpan balik. Analisis respons frekuensi dilakukan untuk menentukan titik perpotongan 0 dB yang menunjukkan kestabilan sistem. Nilai phase margin antara 45Β° hingga 60Β° dipilih agar sistem memiliki keseimbangan antara stabilitas dan kecepatan respons.

Landscape Large

Penelitian ini bertujuan menurunkan tegangan masukan 12 V menjadi 6 V dengan peningkatan pada respons transien dan kestabilan sistem. Pengujian dilakukan menggunakan osiloskop untuk menganalisis kestabilan dan respons transien hasil penerapan kompensator sebagai kendali tegangan keluaran pada buck converter. Pada nilai phase margin 60Β° dengan beban resistif 300 Ξ©, sistem menunjukkan overshoot sebesar 5,6 V tanpa mengalami osilasi. Waktu 4,2 ms dibutuhkan untuk mencapai kondisi steady state di tegangan 6 V, menunjukkan performa sistem yang stabil dan responsif.

Landscape Large


Oleh: Muhammad Rizal Sahiddin [21/482612/SV/19974]
Pembimbing: Dr. Ir. Fahmizal, S.T., M.Sc., IPM

Analisis Perbandingan Hasil Pengujian dan Perhitungan Over Current Relay (OCR) untuk Penentuan Performa Relay pada Bay Trafo 3 GI Segoroma

Berita Proyek AkhirPenelitian Kamis, 16 Oktober 2025

sdgs4 sdgs9

Dalam upaya meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik, mahasiswa Teknologi Rekayasa Elektro Sekolah Vokasi UGM, Abi Azka Najasyi, melakukan penelitian mengenai analisis performa Over Current Relay (OCR) pada sistem proteksi tenaga listrik. Penelitian ini berfokus pada perbandingan hasil pengujian dan perhitungan OCR untuk menilai kinerja perangkat proteksi pada Bay Trafo 3 Gardu Induk Segoroma. Kajian ini memiliki relevansi tinggi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-7 tentang energi bersih dan terjangkau, serta tujuan ke-9 mengenai industri, inovasi, dan infrastruktur.

Energi listrik kini menjadi fondasi utama bagi berbagai sektor industri yang menopang aktivitas ekonomi modern. Namun dalam proses penyalurannya, sistem transmisi kerap menghadapi tantangan teknis, salah satunya gangguan arus lebih (overcurrent) yang dapat memengaruhi kestabilan pasokan energi. Perangkat proteksi Over Current Relay (OCR) berperan penting dalam mendeteksi dan mengatasi gangguan tersebut, namun kinerjanya perlu diuji agar sesuai dengan standar yang ditetapkan. Jika tidak, sistem proteksi dapat gagal berfungsi dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada jaringan listrik.

Portrait Large

Untuk memastikan keandalan OCR, pengujian dilakukan menggunakan Current Test Set yang berfungsi sebagai pembuat arus gangguan buatan. Metode ini memungkinkan pengujian dilakukan tanpa harus memutus suplai energi listrik kepada konsumen. Hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan hasil perhitungan teoritis untuk menilai ketepatan dan performa perangkat.

Landscape Large

Proses pengujian dan perhitungan dilakukan sebanyak tujuh kali dengan variasi arus gangguan bertingkat, mulai dari nilai Plug Setting Multiplier (PSM) sebesar 1,5 hingga 4,5. Pendekatan bertahap ini memberikan gambaran performa OCR yang akurat serta menjaga keamanan perangkat dari potensi kerusakan akibat arus berlebih. Dengan metode ini, hasil pengujian yang diperoleh tetap valid secara teknis dan dapat dijadikan acuan untuk optimasi sistem proteksi di gardu induk.

Penelitian ini menunjukkan kemampuan penerapan prinsip sistem proteksi tenaga listrik secara terukur dan sistematis. Selain memberikan manfaat teknis terhadap peningkatan keandalan sistem distribusi energi, karya ini juga menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa vokasi dalam mendukung transisi menuju sistem energi yang reliable dan berkelanjutan.



Oleh: Abi Azka Najasyi [21/479469/SV/19517]
Pembimbing: Ir. Lukman Subekti, M.T., IPM

Desain dan Analisis Sistem Kendali Compensator Tipe III pada Buck Converter dengan Metode Respons Frekuensi

Berita Proyek AkhirPenelitian Kamis, 16 Oktober 2025

sdgs4 sdgs9

Penelitian ini secara langsung mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan inovasi elektronik yang efisien dan stabil melalui pendekatan dalam sistem kendali dan elektronika daya. Buck converter, sebagai salah satu komponen vital dalam sistem catu daya DC, dapat mengalami permasalahan performa transien dan kestabilan, yang sering kali menyebabkan osilasi dan overshoot pada tegangan keluarannya. Untuk mengatasi tantangan ini, perancangan dan implementasi compensator tipe III berbasis metode respons frekuensi terbukti mampu meningkatkan kestabilan sistem secara signifikan, yang dibuktikan melalui penurunan overshoot dari 60,72% menjadi 10,11% serta penyingkatan settling time dari 829,3 Β΅s menjadi 519,23 Β΅s.

Landscape Large

Desain kompensator mencakup pendekatan berbasis analisis frekuensi (Bode plot) dan penentuan parameter melalui metode K-Factor, yang mencerminkan penerapan prinsip rekayasa yang presisi dan terukur di bidang sistem kendali. Metodologi yang sistematis, divalidasi dengan simulasi dan pengujian di berbagai kondisi beban, menunjukkan bahwa inovasi berbasis sains dan teknologi mampu memperkuat fondasi sistem industri elektronik yang adaptif, andal, dan berkelanjutan. Penelitian ini tidak hanya menyempurnakan performa rangkaian buck converter, tetapi juga memberikan fondasi teknologi untuk pengembangan produk elektronik hemat energi yang relevan bagi transformasi industri masa depan seperti kendaraan listrik, sistem energi terbarukan, dan perangkat IoT.

Portrait Large

Lebih lanjut, kontribusi terhadap SDG 9 tidak hanya terbatas pada peningkatan performa sistem daya, tetapi juga mencerminkan kesiapan teknologi untuk diintegrasikan dalam sistem industri yang lebih luas dan modern. Kemampuan sistem untuk mempertahankan performa optimal meskipun terjadi perubahan beban menjadi indikator penting dari sistem industri elektronik modern yang adaptif terhadap dinamika lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi.

Secara tidak langsung, penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Proses penelitian ini mencakup pemodelan matematis sistem buck converter riil, analisis kestabilan menggunakan Bode plot, serta interpretasi berbagai parameter performa sistem seperti phase margin, rise time, peak time, dan settling time. Keseluruhan proses ini menjadikan penelitian ini sebagai bahan ajar berbasis studi kasus nyata yang sangat relevan untuk mahasiswa program sarjana dan pascasarjana di bidang teknik elektro, kontrol, dan elektronika daya.

Relevansi penelitian ini terhadap dunia pendidikan juga semakin kuat ketika hasil-hasilnya dimanfaatkan dalam pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) atau diterapkan dalam praktikum laboratorium sistem kendali. Tidak hanya mengasah pemahaman teoretis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta keterampilan simulasi dan analisis data, yang merupakan bagian dari kompetensi utama di era Revolusi Industri 4.0 dan transformasi digital. Oleh karena itu, penelitian ini turut memperkuat ekosistem pendidikan tinggi dalam menghasilkan mahasiswa yang siap kerja, adaptif terhadap teknologi, dan berwawasan pembangunan berkelanjutan.

Dengan sinergi antara inovasi teknologi (SDG 9) dan pendidikan berkualitas (SDG 4), penelitian ini tidak hanya menghadirkan solusi konkret terhadap tantangan teknis dalam sistem tenaga, tetapi juga memberikan kontribusi jangka panjang terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan industrialisasi berkelanjutan.



Oleh: Priyo Herlambang [21/475445/SV/19120]
Pembimbing: Dr. Ir. Fahmizal, S.T., M.Sc., IPM

Perancangan Scaled-Down Simulator Sistem Distribusi Tenaga Listrik Berdasarkan Simulasi Sistem Aktual Menggunakan Software ETAP dan LTspice

Berita Proyek AkhirPenelitian Kamis, 16 Oktober 2025

sdgs4 sdgs7 sdgs9

Mahasiswa program studi Teknik Elektro telah berhasil merancang dan membangun simulator sistem distribusi tenaga listrik skala laboratorium yang interaktif dan aplikatif. Alat ini dirancang untuk membantu visualisasi berbagai fenomena teknis dalam sistem distribusi tenaga listrik, seperti drop tegangan, rugi daya, dan ketidakseimbangan beban, yang selama ini sulit dipahami hanya melalui pendekatan teoritis di ruang kelas.

Pengembangan simulator diawali dengan simulasi sistem distribusi menggunakan perangkat lunak ETAP, untuk memperoleh nilai resistansi dan reaktansi saluran berdasarkan jaringan distribusi nyata. Komponen utama dalam simulator, seperti resistor dan induktor, dipilih berdasarkan hasil simulasi tersebut dengan pendekatan scaled-down model. Validasi terhadap karakteristik teknis dilakukan menggunakan LTspice, untuk memastikan hasil simulasi dan eksperimen memiliki konsistensi pola, khususnya dalam pengaruh variasi beban terhadap tegangan keluaran.

Portrait Large

Simulator diuji dengan berbagai variasi konfigurasi beban dan panjang saluran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa simulator mampu merepresentasikan karakteristik sistem distribusi, terutama dalam pola penurunan tegangan satuan p.u. Drop tegangan tertinggi tercatat pada variasi dua saluran yang disambung seri (panjang jaringan bertambah), sementara yang terendah pada beban resistif murni. Temuan ini membuktikan bahwa simulator mampu mendemonstrasikan pengaruh nilai, jenis, dan konfigurasi beban secara langsung.

Inovasi ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Terkhusus pada bagian yang mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan alat bantu pembelajaran berbasis praktik dan eksperimen langsung di bidang ketenagalistrikan. Simulator juga berkontribusi terhadap SDGs 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dengan memperkuat pemahaman tentang efisiensi dan kualitas distribusi energi. Proyek ini juga mencerminkan implementasi dari SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) karena mempromosikan inovasi teknologi dalam dunia pendidikan teknik serta mendorong integrasi antara teori, simulasi digital, dan aplikasi nyata di laboratorium.

Melalui penelitian ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga keterampilan praktis dalam menganalisis dan menangani fenomena distribusi tenaga listrik. Simulator ini diharapkan dapat menjadi media edukasi berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan industri dan pendidikan tinggi di era transisi energi dan teknologi digital saat ini.



Oleh: Indra Putra Alifianto [21/474779/SV/19034]
Pembimbing: Ir. Ahmad Adhiim Muthahhari, S.T., M.Eng.

First Gathering mahasiswa TRE'25

IGNITE: Awali Perjalanan Mahasiswa Baru Teknologi Rekayasa Elektro dengan Semangat Baru

Berita Kamis, 9 Oktober 2025

Logo HMTE Logo TRE SV UGM

IGNITE: Initial Gathering of New Electro

πŸ“… TanggalSabtu, 4 Oktober 2025
πŸ“ LokasiRuang HU209, Sekolah Vokasi UGM
🎀 NarasumberDr. Ir. Fahmizal, S.T., M.Sc., IPM
πŸ‘₯ PenyelenggaraHMTE SV UGM
sdgs4

Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HMTE) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada kembali mengadakan kegiatan tahunan bertajuk IGNITE (Initial Gathering of New Electro). Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro (TRE) angkatan 2025 untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan semangat baru sekaligus mengenal lebih dekat keluarga besar HMTE UGM.

IGNITE bukan sekadar perkenalan, tetapi awal dari perjalanan membangun semangat, solidaritas, dan identitas mahasiswa elektro SV UGM.

IGNITE merupakan agenda rutin yang diinisiasi oleh HMTE UGM sebagai bentuk penyambutan resmi bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini memperkenalkan struktur organisasi, bidang kerja, serta visi dan misi HMTE yang berfokus pada pengembangan potensi mahasiswa elektro baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Suasana interaktif IGNITE 2025
Mahasiswa baru berpartisipasi dalam permainan interaktif yang mempererat keakraban

Suasana hangat dan penuh semangat tampak sejak awal acara dimulai. Mahasiswa baru disambut oleh panitia dengan berbagai permainan interaktif yang dirancang untuk mempererat keakraban antaranggota baru. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk mengenal satu sama lain serta menumbuhkan rasa kebersamaan yang menjadi ciri khas keluarga besar elektro SV UGM.

Salah satu bagian penting dalam IGNITE 2025 adalah sesi berbagi bersama Kepala Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro, Dr. Ir. Fahmizal, S.T., M.Sc., IPM, yang hadir sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan profil program studi TRE, arah pengembangan kurikulum berbasis teknologi terapan, serta peluang karier yang dapat diraih setelah lulus.

Selain itu, mahasiswa baru juga mendapat gambaran mengenai berbagai fasilitas dan dukungan akademik di lingkungan TRE SV UGM, seperti laboratorium praktikum, kegiatan penelitian terapan, hingga peluang kolaborasi dengan industri dan lembaga riset.

Menjelang akhir acara, seluruh peserta diajak mengunjungi stand dari masing-masing departemen HMTE UGM. Setiap departemen menampilkan kegiatan dan program unggulan mereka, mulai dari bidang akademik, sosial masyarakat, kewirausahaan, hingga keprofesian dan riset.

Stand Departemen HMTE UGM
Mahasiswa baru mengunjungi stand tiap departemen HMTE untuk mengenal bidang kerja dan kegiatan

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa baru, yang aktif bertanya dan berdiskusi dengan anggota HMTE senior. Melalui sesi ini, mahasiswa baru diharapkan memahami peran tiap departemen dan menemukan bidang sesuai minat dan bakat mereka.

Semoga semangat IGNITE 2025 menjadi awal yang cerah bagi mahasiswa baru TRE untuk berinovasi dan berkontribusi bagi HMTE serta masyarakat.
Foto bersama IGNITE 2025
Foto bersama mahasiswa baru TRE SV UGM angkatan 2025

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, dan dosen pendamping sebagai penanda awal optimistis bagi perjalanan akademik angkatan 2025.

Kunjungan Industri TRE 2025

Kunjungan Industri Mahasiswa TRE 24 ke PLTGU Muara Tawar dan PT. LRT Jakarta Raya

Berita Jumat, 15 Agustus 2025

sdgs4 sdgs9

Senin, 11 Agustus 2025, Mahasiswa Teknologi Rekayasa Elektro telah melakukan kegiatan Kunjungan Industri ke 2 tempat berbeda, yaitu PLTGU Muara Tawar dan PT. LRT Jakarta Raya. Kegiatan diikuti oleh 50 mahasiswa TRE dan 1 dosen pembimbing dengan tujuan menambah pengetahuan mahasiswa terkait dunia kerja kelistrikan dan menambah wawasan serta pemahaman praktis terkait sistem pembangkit listrik dan listrik pada kendaraan berteknologi

Kunjungan ke PLTGU Muara Tawar

Destinasi pertama mahasiswa adalah PLTGU Muara Tawar yang beralamat pada Jl. PLTGU Muara Tawar No. 1, Segarajaya, Kec. Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mahasiswa mendapatkan seminar terkait sejarah tempat itu sendiri beserta hal lain seperti bagaimana PLTGU bekerja, sistem distribusi, proteksi, serta segala hal yang menjalankan PLTGU tersebut.

Mahasiswa juga berkesempatan melakukan kunjungan lapangan pada lokasi tersebut. Mahasiswa melihat mulai dari generator, trafo hingga saluran teangan udara yang ada pada lokasi tersebut. Selagi kunjungan lapangan, mahasiswa juga mendapat penjelasan langsung oleh pihak PLTGU terkait segala hal yang mereka liat secara langsung. Mahasiswa juga berdiskusi langsung dengan pihak PLTGU untuk memperluas wawasan dan pemahaman terkait operasional system pembangkit.

Kunjungan ke PT. LRT Jakarta Raya

Setelah selesai kunjungan pada PLTGU Muara Tawar, rombongan mahasiswa melanjutkan kunjungan ke PT. LRT Jakarta Raya. Mahasiswa memulai perjalanan menaiki kereta LRT dari Stasiun LRT Velodrome menuju Stasiun LRT Pegangsaan Dua. DI PT. LRT Jakarta Raya, mahasiswa mendapatkan seminar terkait materi sistem kelistrikan yang menunjang rangkaian stasiun sampai transportasinya sendiri sehingga dapat membuatnya berfungsi dengan performa yang baik.

Mahasiswa mendapatkan materi mengenai kelistrikan yang ada pada LRT. Sistem kelistrikannya sendiri tidak hanya pada keretanya, namun juga mencakup stasiunnya. Beberapa komponen utama kelistrikan pada LRT yaitu Traction Power Substation (TPSS) yang mengubah listrik dari PLN menjadi sesuai untuk menggerakan kereta, dan Third Rail (Rel Ketiga) dengan tegangan 750 V DC sebagai sumber daya langsung untuk kereta.

Kunjungan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab antara peserta dan narasumber dari PT. LRT Jakarta Raya.Dengan terlaksananya kegiatan kunjungan industri ini, diharapkan seluruh peserta memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai system kerja dan pengelolaan kelistrikan pada berbagai substansi, serta mampu mengaitkan teori yang diperoleh di perkuliahan/praktikum dengan implementasi di lapangan. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib, serta tetap mematuhi segala protokol keselamatan yang berlaku.

Dosen TRE Asesor

Enam Dosen TRE SV UGM Raih Pengakuan Kompetensi Asesor BNSP

Berita Minggu, 10 Agustus 2025

read more

Rancang Bangun Model Skala Laboratorium Saluran Transmisi Pendek: Inovasi untuk Pendidikan Teknik Tenaga Listrik

Penelitian Jumat, 18 Juli 2025

read more

Mahasiswa dan Dosen TRE Kembangkan Konveyor Cerdas untuk Praktikum Otomasi Industri

Penelitian Kamis, 17 Juli 2025

read more

Visualisasi Bentuk Sumber Tenaga Listrik 3 Fase Mempercepat Pemahaman Mahasiswa

Penelitian Kamis, 17 Juli 2025

read more

1234…9
  • Sosialisasi Praktik Industri Mahasiswa Teknologi Rekayasa Elektro Angkatan 2024Maret 16, 2026
  • Sekolah Vokasi UGM Gelar Study in UK Expo 2026Januari 15, 2026
  • Inovasi Energi Terbarukan Antar Mahasiswa TRE UGM Raih Juara 3 Astra Honda SDGs Future Leaders 2025Januari 3, 2026
  • Mahasiswa TRE UGM Hadirkan Inovasi Inverter Satu Fasa dalam Expo TEDI 2025Desember 30, 2025
  • Dosen TRE Raih Gelar Doktor dari The University of Queensland dan Publikasikan Riset Vehicle-to-Grid (V2G)Desember 18, 2025
Universitas Gadjah Mada

Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro

 

Kampus 1

Gedung Herman Yohanes
Jl. Yacaranda, Sekip Unit III, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Kampus 2

Jl. Grafika No. 2A, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

E-mail: Β tre.sv@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY