
Tim peneliti Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro (TRE), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, mengkaji dampak integrasi dari pemanfaatan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) terhadap sistem kelistrikan Yogyakarta. Penelitian ini dikoordinasikan oleh Ir. Lukman Subekti, M.T., IPM. Melalui dukungan hibah riset, tim menelaah peran energi angin lokal dalam menambah pilihan sumber pasokan listrik daerah.
Melalui pemodelan dan simulasi jaringan, tim mengevaluasi perubahan aliran daya, kondisi tegangan, serta kemampuan sistem menghadapi gangguan. Kajian menunjukkan bahwa PLTB berpotensi mengurangi pembebanan pada sebagian jalur pasokan dari luar daerah sekaligus memperbaiki kondisi operasi jaringan.
Pemanfaatan energi angin tetap memerlukan perencanaan yang memperhatikan perubahan kecepatan angin dan kesiapan infrastruktur. Interkoneksi dengan sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap dibutuhkan untuk mendukung kesinambungan pelayanan listrik.
Penelitian ini mendukung SDG 7, Energi Bersih dan Terjangkau, melalui kajian peningkatan kontribusi energi terbarukan. Evaluasi kesiapan jaringan juga sejalan dengan SDG 9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Hasilnya dapat menjadi masukan bagi perencanaan energi lokal yang sesuai dengan kebutuhan Yogyakarta.