• UGM
  • SV UGM
  • DTEDI SV UGM
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Tentang Prodi
    • Akreditasi
    • Visi Misi
    • Pengelola
    • Dosen
    • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Laboratorium G101: Layanan Mesin Listrik
      • Laboratorium G102: Layanan Ketenagaan Listrik
      • Laboratorium G103: Layanan Listrik Dasar
      • Laboratorium G104: Layanan Instalasi Listrik
      • Laboratorium G201: Layanan Telekomunikasi
      • Laboratorium  G204: Layanan Robotika & Kendali
      • Laboratorium  G205: Layanan Otomasi Industri
      • Laboratorium G303: Layanan Simulasi Ketenagaan
      • Laboratorium HS105: Layanan Energi Terbarukan
    • Kerja Sama
    • Media Sosial
  • Akademik
    • Panduan
      • Buku Akademik
      • Pengisian KRS
      • SOP Laboratorium TTL
      • SOP Praktikum
      • Tata Tertib Ujian
      • Tata Tertib Mahasiswa UGM
      • Peraturan Rektor
      • Dokumen LaTeX
    • Kalender
    • Kurikulum
    • Praktikum
    • Kuliah Tamu/Umum
    • Praktik Industri(PI)
    • Magang Industri (MI)
    • Kuliah Kerja Nyata (KKN)
    • Capstone Project (CP)
    • Tugas Akhir (TA)
  • Kemahasiswaan
    • Kegiatan Mahasiswa
      • HMTE
      • PEAR Workspace
    • Prestasi Mahasiswa
      • Rekap Prestasi
      • Publikasi Mahasiswa
      • HKI Mahasiswa
    • Peluang Mahasiswa
      • Beasiswa
      • Student Exchange
      • Seminar & Lomba
      • Tawaran PI/Magang
      • Tawaran TA
      • Tawaran Kerja
      • Tawaran Asisten
    • Informasi Akademik
  • Alumni
    • Berita Wisuda
    • Berita Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Temu Alumni
    • Tracer Study
    • Kuesioner Evaluasi Alumni
  • Capaian
    • Keketatan Prodi
    • Penyebaran Magang
    • Hasil Magang
    • Hasil Capstone Project
    • Hasil Tugas Akhir
    • International Exposure
  • Informasi
    • Layanan Terpadu
    • Pendaftaran
    • Portal Penting
    • Jurnal Publikasi
    • Safety Induction
    • Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
    • Brosur
    • Dokumen Penunjang
  • Beranda
  • Penelitian
  • Mode Kerja Boost Converter Diamati Melalui Bentuk Arus Induktor

Mode Kerja Boost Converter Diamati Melalui Bentuk Arus Induktor

  • Penelitian
  • 29 Oktober 2026, 08.53
  • Oleh: tre.sv
  • 0

Pembelajar elektronika memiliki tantangan yang menarik: listrik, daya penggerak kehidupan modern, tidak dapat diketahui secara langsung tanpa menggunakan alat ukur. Sifat listrik yang tak terlihat ini menjadikan pengamatan langsung bagian penting dalam pendidikan elektronika, khususnya di negara berkembang di mana keterampilan praktik sangat dibutuhkan untuk membangun tenaga teknis yang kompeten.

Pembelajaran materi boost converter tidak cukup berhenti pada prinsip kerjanya saja; perlu dilanjutkan dengan pemahaman tentang mode operasi. Mode operasi dapat dipahami melalui visualisasi bentuk arus yang mengalir pada induktor saat proses menyimpan dan melepaskan energi. Visualisasi ini menjembatani kesenjangan antara teori abstrak dan realitas yang dapat diamati. Untuk mencapai visualisasi tersebut, disisipkan sensor arus berupa resistor bernilai kecil ke dalam rangkaian. Tegangan pada resistor sensor tersebut mencerminkan arus yang mengalir melalui induktor. Bentuk sinyal kemudian divisualisasikan menggunakan osiloskop, bersama dengan sinyal pengaktif (gate) MOSFET.

Dengan mengamati kedua sinyal secara bersamaan, mahasiswa dapat mengetahui secara tepat kapan induktor menyimpan energi dan kapan energi tersebut dilepaskan kembali ke rangkaian. Hubungan waktu inilah kunci untuk memahami perilaku dinamis konverter daya switching. Mode kerja boost converter dapat diketahui dari bentuk arus induktor selama fase pelepasan energi. Jika nilai arus turun sampai 0 ampere, boost converter bekerja pada mode Discontinuous Current Mode (DCM). Sebaliknya, jika nilai arus tidak sampai 0 ampere, mode kerja boost converter adalah Continuous Current Mode (CCM). Kedua mode ini memiliki implikasi signifikan terhadap desain dan kontrol catu daya.

Selain bentuk arus, bentuk tegangan pada induktor juga perlu ditampilkan. Bentuk tegangan pada induktor memberikan informasi mengenai parameter listrik yang ada pada rangkaian, sehingga mahasiswa memperoleh gambaran lengkap tentang operasi konverter. Salah satu fenomena penting yang terungkap dari pengamatan ini — yang tidak banyak dijelaskan pada pembelajaran teori — adalah adanya efek parasitik pada rangkaian. Kapasitansi, resistansi, dan induktansi parasitik menyebabkan ringing, spike, dan distorsi pada bentuk gelombang nyata, yang memengaruhi kinerja rangkaian secara tidak ideal. Kesenjangan antara teori dan praktik inilah yang menjadikan visualisasi di laboratorium sangat bernilai. Mahasiswa belajar bahwa rangkaian nyata tidak pernah sepenuhnya ideal, dan bahwa rekayasa menuntut kemampuan membaca serta mengelola perilaku tidak ideal tersebut.

Pendekatan ini mendukung langsung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas, khususnya kemajuan pendidikan di negara berkembang. Dengan membekali mahasiswa vokasi keterampilan praktis yang relevan dengan industri di bidang power elektronika, institusi pendidikan berkontribusi membangun modal manusia yang mampu mendorong perkembangan teknologi di negaranya. Melalui visualisasi parameter yang bekerja, mahasiswa memperoleh pengetahuan yang jauh lebih dalam tentang konsep dasar elektronika dibandingkan teori semata. Melihat hal yang tak kasatmata — arus dan tegangan yang membentuk setiap perangkat elektronik — mengubah pembelajar pasif menjadi insinyur masa depan yang cakap.

 

Tags: SDG 4

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

  • Peran Interkoneksi antar kepulauan untuk mendungkung pemanfaatan EBT Lokal dalam Transisi Listrik Sistem Kepulauan di Nusa TenggaraOktober 29, 2026
  • Mode Kerja Boost Converter Diamati Melalui Bentuk Arus InduktorOktober 29, 2026
  • Dr. Ir. Jimmy Trio Putra, Dosen TRE SV UGM, Resmi Menyandang Gelar ASEAN EngineerOktober 28, 2026
  • Lewat Studi Komparasi Metode Optimasi, Tim TRE SV UGM Perkuat Proteksi Mikrogrid PV dengan Voltage-Restrained Overcurrent RelayOktober 28, 2026
  • Dosen UGM Rancang Sistem Kelistrikan High-Reliability Rumah Sakit Demi Jamin Kualitas Daya dan Keselamatan PasienOktober 28, 2026
Universitas Gadjah Mada

Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro

 

Kampus 1

Gedung Herman Yohanes
Jl. Yacaranda, Sekip Unit III, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Kampus 2

Jl. Grafika No. 2A, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

E-mail:  tre.sv@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY