
Meniti karier setelah lulus merupakan tantangan bagi setiap lulusan. Arsya Hilmana Rachmanto, alumni Teknologi Rekayasa Elektro (TRE) UGM angkatan 2020 yang lulus pada agustus 2024, adalah salah satu contoh sukses lulusan TRE yang berkarier di industri manufaktur.
Setelah lulus, Arsya bergabung dengan PT Aisin Indonesia sebagai Maintenance Supervisor. Dalam perannya, ia bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung, peralatan, mesin, dan utilitas pabrik untuk memastikan operasional berjalan optimal. Industri manufaktur memberi Arsya kesempatan untuk menerapkan ilmu kelistrikan dan mekanikal yang ia pelajari di TRE. Selain itu, pengalaman di bidang ini menjadi bekal berharga baginya yang bercita-cita menjadi entrepreneur di masa depan.
Sebagai Maintenance Supervisor, Arsya mengelola perawatan peralatan, melakukan inovasi untuk meningkatkan efisiensi maintenance, menganalisis penyebab kerusakan, serta memastikan kepatuhan terhadap aspek Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (LK3). Salah satu tantangan utama yang ia hadapi adalah manajemen sumber daya manusia, terutama dalam mengelola tim dengan berbagai latar belakang dan usia. Dibutuhkan kepemimpinan yang kuat dan komunikasi yang baik untuk membangun tim yang solid.
Arsya menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan selama kuliah, terutama program magang, agar lebih siap menghadapi dunia industri. Dengan dedikasi, keterampilan, dan semangat belajar, lulusan TRE dapat berkontribusi besar di bidang yang mereka geluti. Perjalanan Arsya Hilmana Rachmanto adalah bukti bahwa kerja keras dan kesiapan dapat membawa lulusan TRE menuju kesuksesan.