
Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro (TRE) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Tim Yacaranda UGM kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang PLN Innovation & Competition in Electricity (PLN ICE) 2025. Kompetisi yang digelar oleh PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, pada 21–24 November 2025 ini menjadi panggung bagi mahasiswa dari berbagai universitas untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam inovasi ketenagalistrikan.
Pada ajang yang bertujuan menjaring gagasan inovatif di bidang ketenagalistrikan tersebut, Tim Yacaranda UGM menunjukkan performa impresif adengan berhasil lolos ke babak final pada seluruh kategori yang diikuti, yaitu Micro Rally EV, Gokart EV, Drag Standar Modification, dan Drag Free For All. Dominasi tim mencapai puncaknya melalui raihan Juara I Fun Race Drag EV, Juara II Design Engineering Drag EV Free For All, serta Juara II Speed Race Drag EV Modification. Prestasi ini sekaligus melengkapi rekam jejak Yacaranda, yang sebelumnya pernah meraih Juara III kategori Electrifying Agriculture subkategori Peralatan pada PLN ICE 2022.

Tim Yacaranda UGM sendiri beranggotakan 41 mahasiswa dan merupakan salah satu komunitas mobil listrik di bawah naungan Ditmawa UGM. Setiap anggota memiliki motivasi dan peran yang beragam dalam pengembangan tim. Syakira Nugraheni, mahasiswa TRE angkatan 2023 yang tergabung dalam divisi managerial, mengungkapkan kebanggaannya dapat berkontribusi dalam publikasi tim serta melihat langsung bagaimana kerja keras tim berbuah prestasi. Sementara itu, Zakky Putra Maulana dan Muhammad Khadafi Jiro Fadillah, mahasiswa TRE angkatan 2024 dari divisi technical, menuturkan bahwa ketertarikan kuat pada dunia Formula Student (FSAE) dan perkembangan kendaraan listrik mendorong mereka bergabung dengan Tim Yacaranda. Minat tersebut menjadi motivasi untuk mencari ruang belajar yang nyata, bukan sekadar teori, sekaligus menjadi sarana mengasah kemampuan teknik melalui keterlibatan langsung dalam pengembangan mobil listrik.
Keberhasilan melaju hingga final pada empat kategori tentu bukan perjalanan yang mudah. Tim harus membagi fokus pada persiapan Micro Rally EV, Gokart EV, Drag Standar Modification, dan Drag Free For All dalam waktu yang bersamaan. Proses ini menuntut koordinasi yang ketat, pembagian tugas yang jelas, serta manajemen waktu yang matang. Meski begitu, kolaborasi lintas divisi dan semangat belajar yang tinggi menjadi kunci Yacaranda untuk tampil optimal di seluruh nomor lomba.
Melalui capaian ini, mahasiswa Teknologi Rekayasa Elektro bersama Tim Yacaranda UGM berharap prestasi yang diraih menjadi pijakan penting untuk melangkah lebih jauh. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi yang terus dijaga, mereka bertekad memperluas kontribusi dalam riset kendaraan listrik dan memperkuat kiprah Yacaranda UGM di tingkat nasional maupun internasional.