
Dalam langkah signifikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro, Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, melaksanakan kegiatan benchmarking pada tanggal 13-14 Oktober 2025. Inisiatif ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum dan metodologi pengajaran dengan praktik terbaik yang diamati di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Departemen Teknik Elektro Otomasi Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Komitmen untuk meningkatkan mutu dan pengelolaan perguruan tinggi sangat penting dalam menyiapkan generasi penerus dengan pendidikan berkualitas, sesuai dengan amanah tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kegiatan benchmarking ini berfokus pada beberapa area kunci, termasuk kualitas pengajaran, pengembangan kurikulum, fasilitas dan teknologi modern, penelitian dan inovasi, akreditasi dan standar internasional, keterlibatan alumni, serta pengelolaan yang transparan dan akuntabel.
Aspek kurikulum dan mutu pengajaran menjadi pondasi pelaksanaan kegiatan program studi. Pendidikan vokasi bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi dan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Dua tujuan utama dari inisiatif ini adalah meningkatkan keahlian praktis bagi mahasiswa dan menyediakan lulusan yang siap kerja. Upaya peningkatan kualitas yang berkelanjutan sangat penting, dan benchmarking berfungsi sebagai instrumen vital dalam proses ini.
Melalui benchmarking, program studi bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan dan peluang perbaikan, mengadopsi praktik terbaik, dan mendorong budaya inovasi dengan belajar dari pengalaman institusi lain. Agenda kegiatan benchmarking mencakup diskusi tentang implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan menggali informasi terkait pengembangan laboratorium dan inovasi.
Praktik pembelajaran berbasis proyek, pemenuhan capaian pembelajaran mata kuliah, dan kedisiplinan kegiatan di laboratorium adalah beberapa praktik baik yang perlu diadopsi dalam proses pendidikan. Dengan mengintegrasikan praktik-praktik ini, program studi dapat meningkatkan tawaran pendidikannya dan lebih baik mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja modern.

Acara benchmarking ini juga memberikan kesempatan bagi dosen untuk terlibat dalam diskusi yang bermakna dengan rekan-rekan mereka dari institusi lain. Pertukaran ide dan pengalaman ini diharapkan dapat mengarah pada upaya kolaboratif dalam penelitian dan pengembangan, yang semakin memperkaya lanskap pendidikan di Surabaya.
Lebih jauh lagi, keterlibatan alumni dan pemangku kepentingan industri dalam proses benchmarking sangat penting. Masukan mereka dapat memberikan umpan balik berharga tentang relevansi kurikulum dan kesiapan lulusan untuk pasar kerja. Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa program pendidikan tetap selaras dengan kebutuhan dan standar industri.
Seiring dunia terus berkembang, pentingnya pendidikan untuk keberlanjutan tidak dapat diabaikan. Dengan fokus pada pendidikan berkualitas dan perbaikan berkelanjutan, Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro mengambil langkah signifikan menuju kontribusi pada SDGs dan mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional yang bertanggung jawab dan terampil di bidangnya.
Sebagai kesimpulan, kegiatan benchmarking yang diadakan pada tanggal 13-14 Oktober 2025, menandai momen penting bagi Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro. Dengan belajar dari praktik terbaik institusi lain, program ini bertujuan untuk meningkatkan kurikulum dan metodologi pengajarannya, yang pada akhirnya akan menghasilkan hasil pendidikan yang lebih baik dan kesiapan kerja yang lebih baik bagi lulusannya.