Arsip:
Berita Selasa, 30 Desember 2025
Berita Proyek AkhirPenelitian Kamis, 16 Oktober 2025
Seiring meningkatnya kebutuhan energi listrik di Pulau Bali akibat pertumbuhan sektor pariwisata dan populasi, urgensi akan sistem kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan menjadi semakin nyata. Ketergantungan Bali terhadap sistem interkoneksi SKLT Jawa–Bali, yang menyuplai sekitar 30% dari total daya mampu, memperlihatkan potensi kerentanan bila terjadi gangguan besar di jalur tersebut. Untuk menjawab tantangan ini, dilakukan penelitian bertajuk “Perencanaan Sistem Transmisi Pulau Bali Tahun 2025–2045 dengan Mempertimbangkan Rencana Pengembangan Pembangkit dan Analisis Sistem Tenaga Listrik.”
Penelitian ini berfokus pada penguatan infrastruktur energi dan mendukung pencapaian dua tujuan utama Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.
SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur Penelitian ini menekankan pembangunan sistem transmisi yang tangguh dan efisien, dengan mempertimbangkan pengembangan pembangkit lokal, proyeksi pertumbuhan beban, dan integrasi energi terbarukan. Melalui analisis teknis menyeluruh yang mencakup load flow, kontingensi N-1, stabilitas tegangan, dan frekuensi, diperoleh rancangan jaringan transmisi yang tidak hanya andal tetapi juga adaptif terhadap perubahan kebutuhan energi di masa depan. Hasil ini menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur energi modern yang sejalan dengan semangat inovasi dalam SDG 9.
SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan Dari sisi keberlanjutan wilayah, penelitian ini turut mendukung SDG 11 melalui peningkatan keandalan sistem kelistrikan perkotaan. Pasokan listrik yang stabil menjadi fondasi utama bagi kehidupan sosial dan ekonomi di Bali yang padat aktivitas wisata dan industri. Simulasi menunjukkan bahwa rancangan sistem transmisi ini mampu menjaga stabilitas tegangan dan frekuensi dalam batas aman, bahkan saat terjadi gangguan, sehingga memastikan kontinuitas layanan listrik bagi masyarakat.
Lebih jauh, rancangan ini membuka peluang besar bagi integrasi energi terbarukan di masa depan, memperkuat kemandirian energi lokal, serta mendukung terwujudnya kota hijau yang resilien terhadap krisis energi. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menjawab kebutuhan teknis, tetapi juga menghadirkan solusi strategis menuju sistem energi nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Perencanaan sistem transmisi Pulau Bali menjadi langkah konkret dalam membangun infrastruktur energi yang tangguh dan mendukung visi Indonesia menuju masa depan energi hijau, selaras dengan SDG 9 dan SDG 11.
Oleh: Swangga Aditya Primandaru [21/478749/SV/19373]
Pembimbing: Ir. Candra Febri Nugraha, S.T., M.Eng.
Berita Proyek AkhirPenelitian Minggu, 12 Oktober 2025
Pertumbuhan kebutuhan energi listrik yang terus meningkat mendorong pentingnya penguatan infrastruktur distribusi yang andal dan efisien. Untuk menjawab tantangan tersebut, Rivaldo Setya Pamungkas, mahasiswa Teknologi Rekayasa Elektro angkatan 2021, melakukan penelitian bertajuk “Analisis Pengaruh Penambahan Transformator dan Manuver Jaringan terhadap Rugi-Rugi Daya pada Gardu Induk New Tulungagung.”
Penelitian ini mendukung proyek PT PLN (Persero) UP3 Kediri yang merencanakan penambahan unit transformator 60 MVA di GI New Tulungagung. Melalui simulasi menggunakan DIgSILENT PowerFactory 2021, penelitian ini mengevaluasi dampak penambahan transformator terhadap distribusi beban, rugi-rugi daya, serta efektivitas lima skema manuver jaringan dalam skenario pemeliharaan trafo.
Hasilnya, penambahan transformator berhasil menurunkan pembebanan trafo hingga di bawah batas overload dan menurunkan rugi-rugi daya dari 2,84 MW menjadi 2,71 MW. Selain itu, skema manuver jaringan kelima terbukti paling efisien dalam menjaga kestabilan tegangan (≥0,94 p.u.) dan menekan rugi-rugi daya saat pemeliharaan. Nilai EENS juga dihitung untuk mengukur keandalan sistem dari sisi ketidaksuplaian energi.
Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi teknis terhadap peningkatan keandalan sistem distribusi, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 tentang energi bersih dan terjangkau, SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta SDG 11 tentang kota dan komunitas yang berkelanjutan. Melalui rancangan sistem distribusi yang efisien dan andal, penerapan teknologi simulasi modern, serta penguatan infrastruktur kelistrikan yang mendukung kehidupan masyarakat urban maupun rural, penelitian ini mencerminkan semangat inovasi dan keberlanjutan dalam bidang ketenagalistrikan.
Dengan pendekatan analitis berbasis data dan simulasi, penelitian ini menjadi contoh penerapan ilmu teknik elektro yang tidak hanya menjawab tantangan teknis, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Oleh: Rivaldo Setya Pamungkas [21/474644/SV/19005]
Pembimbing: Ir. Candra Febri Nugraha, S.T., M.Eng.